Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]

SEJARAH BERDIRINYA MA NU HASYIM ASY'ARI 1 KUDUS

ALHAMDULILLAH EMPAT PULUH TUJUH TAHUN (47 th) HARI LAHIR LEMBAGA PENDIDIKAN HASYIM ASY'ARI KUDUS (1974-2021)

I. PENDAHULUAN

   Puji dan syukur kita sanjungkan kehadirat Allah semata. Teriring sholawat dan salam semoga terlimpah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. segenap keluarga, sahabat-sahabatnya dan segenap umatnya yang setia dan taat sepanjang masa. Amin.

   Tulisan ini merupakan rangkungan data dan perkembangan yang dicapai dan mungkin layak dihaturkan dalam acara Harlah sekarang ini.

   Pada tanggal 10 Mei 2021 M yaitu hari ini, genaplah usia lembaga pendidikan Hasyim Asy'ari Kudus (menurut hitungan tahun miladiyyah) pada usia 47 tahun, karena lembaga ini didirikan pada tanggal 10 Mei 1974.

   Kita merasa sangat bersyukur kepada Allah SWT, karena apa yang menjadi gagasan pada saat itu dapat dilaksanakan dan akhimya berkembang dengan pesat sejalan dengan dinamika dan tuntutan zaman, memenuhi kebutuhan masyarakat utamanya di bidang Pendidikan. Memang dapat dikatakan bahwa pada saat itu jumlah sekolah / madrasah belum begitu banyak, apalagi dikalangan Nahdliyyin. Maka kelahiran dan kehadiran sekolah / Madrasah "Hasyim Asy'ar" sangat ditunggu oleh masyarakat.

   Menyadari bahwa kewajiban untuk mencerdaskan kehidupan
bangsa adalah tanggung jawab bersama antara Pemerintah, orang tua dan masyarakat, maka Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama' bersama LP Ma'arif dan para tokoh Pendidikan Islam dikalangan NU merasa sangat
perlu untuk segera mendirikan Lembaga Pendidikan yang kemdian bernama "Hasyim Asy'ari". Kami menggunakan istilah Lembaga Pendidikan dengan maksud untuk memudahkan pemahaman, karena didalamnya nanti ada Pendidikan Guru Agama, Madrasah Tsanawiyah,
Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas. Ternyata Pendidikan Guru Agama (PGA) mendapat prioritas untuk didirikan yang pertama, mengingat kehadirannya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, terutama warga Nahdliyyin.

II. PROSES BERDIRINYA

1. Terbentuknya Panitia Pendiri

   Pada tanggal 10 Mei 1974, dirumah Bapak Sonhadji, BA diadakan acara ritual ala Nahdliyyin yang diikuti oleh 9(sembilan) orang yaitu :

- Bapak Munawar Cholil BA
- Bapak Sonhadji, BA
- Bapak Daenuri BA
- Bapak Muslichan Hamid Noor
- Bapak H.A Saleh Sakur
- Bapak H. Moehdi
- Bapak Sayuti Nafi, BA
- Bapak Djalal Suyuthi, BA
- Bapak Malichan, BA

   Kesembilan orang tersebut kemudian dinyatakan sebagai panitia Pendiri, dan tanggal 10 Mei 1974 ditetapkan sebagai nama Lembaga Pendidikan Hasyim Asy'ari di Kudus

Panitia pendiri tersebut dengan struktur sebagai berikut:

Pelindung : Bpk H.A. Saleh Syakur (Ketua PCNU Kudus)
Penasehat : Bpk H. Moehdi (Wk Ketua PCNU Kudus)
Ketua : Bpk Sayuthi Nafi' BA (Tokoh NU Cab. Kudus)
Waka : Bpk. Djalal Suyuthi, BA (Tokoh Masyarakat)
Sekretaris : Bpk. Malichan, BA (Tokoh NU Cab. Kudus)
Wk. Sekretaris : Bpk. Munawar Cholil, BA (Tokoh NU Cab. Kudus)
Bendahara : Bpk. Sonhadji, BA (Ketua LP Ma'anf NUCab. Kudus)
Pembantu 1: Bpk. Daenuri, BA (Tokoh Masyarakat)
Pembantu 2 : Bpk. Muslichan Hamid Noor (Tokoh Masyarakat)

2. Tentang Nama Sekolah

   Panitia pendiri dalam rapatnya pada tanggal 17 Juni 1974 dirumahnya Bapak H. Mochdi memutuskan bahwa sekolah yang didirikan adalah Pendidikan Guru Agama (PGA). Sedangkan nama PGA tersebut perlu dikonsultasikan dan mohon petunjuk kepada Hadirotus Syaikh KH Mohammad Arwani. Maka atas petunjuk beliau, PGA ini diberi nama Hasyim Asy'ari (yang dalam perkembangannya menjadi MTs dan MA Hasyim Asy'ari 1), karena Hadirotus Syaikh K.H Hasyim Asy'ari adalah ulama' besar pendiri Nahdlatul Ulama' dan salah seorang Pahlawan Nasional.

   Pada rapat tersebut di atas juga diputuskan, Kepala Sekolah adalah Bpk. Malichan, BA sedangkan Wakil Kepala Sekolah adalah Bapak Sayuti Nafi', BA

   Kehadiran PGA Hasyim Asy'ari di Kudus ternyata mendapat respon yang positif dari masyarakat terbukti pada tahun ajaran pertama (1975) mendapat murid 131 orang, dan pada tahun benkutnya (1976) jumlah muridnya menjadi 265 orang, tidak dari Kab. Kudus saja tapi ada yang berasal dari Jepara, Pati dan Demak. Jumlah siswa selalu bertambah sejalan dengan kemajuan yang dicapainya.

3. Kepengurusan

   Meski keberadaan PGA 6 tahun Hasyim Asy'ari tampak sudah menyakinkan, terbukti animo masyarakat makin kuat untuk menyekolahkan putra-putrinya di PGA 6 tahun Hasyim Asy'ari. Dan dalam rapat pengurus yang diselenggarakan di rumah Bpk. Malichan, BA pada tanggal 5 Januari 1976, pengurus tersebut ditetapkan sebagai Pengurus Yayaan Hasyim Asy'ari, yang susunannya adalah sebagai berikut:

Pelindung : Hadrotus Syaikh KH. Mohammad Arwani
Penasehat : Bpk. H. Zaenuri Noor
Ketua 1 : Bpk. Sayuthi Nafi', BA
Ketua 2 : Bpk. Drs. Djalal Suyuthi
Sekretaris 1 : Bpk. Malichan, BA
Sekretaris 2 : Bpk. Drs. Munawar Cholil
Bendahara : Bpk. Drs. M. Sonhadji
Pembantu 1 : Bpk. Drs. Chadziq ZU
Pembantu 2 :  Bpk. Drs. Islahuddin
Pembantu 3 : Bpk. Daenuri, BA
Pembantu 4 : Bpk. Chambali Ahmad, BA

   Pengurus Yayasan Hasyim Asy'ari Kudus secara resmi tercatat di Notaris Kudus RM Poerbo Koesoemo pada tanggal 19 Maret 1976 dengan akte No. 17. Pada pertengahan bulan Februari 1985 Pengurus Yayasan Hasyim Asy'ari Kudus mengadakan reformasi kepengurusan
serta mengadakan perubahan Anggaran Dasar Yayasan.
     
Adapun susunan Pengurus Yayasan yang baru adalah :

Pelindung : Hadrotus Syaikh K.H. Mohammad Arwani
Ketua merangkap anggota : Drs. H. Malichan
Sekretaris merangkap anggota : Drs. Moh. As'ad
Anggota 1 : Chambali Ahmad, BA
Anggota 2 : H. Ali Mas'udi
Anggota 3 : Drs. Munawar Cholil

Dewan Pengurus:
Ketua 1 : Drs. H. Moch. Djamilun
Ketua 2 : Drs. Sonhadji
Sekretaris 1 : Drs. Chadziq ZU
Sekretaris 2 : Abdullah Zaini, BA
Bebdahara : Daenuri, BA
Wakil Bendahara : Ma'shum AK
Anggota 1 : Drs. Sayuthi Nafi
Anggota 2 : Noor Cholis MG, BA
Anggota 3 : Subadi, B. Sc

   Anggaran Dasar Yayasan yang baru dan struktur Pengurus Baru tersebut tercatat di Notaris A. Widanti Soebiyanto, SH pada tanggal 2 Maret 1985 dengan Akte No. 2

   Dengan terbitnya UU No. 16 tahun 2001 dan perubahannya yaitu UU No.28 tahun 2004 tentang Yayasan Pengurus berusaha menyesuikan instruksi PBNU mengenai Yayasan tersebut agar kegiatannya sesuai dengan peraturan dan penundang-undangan yang berlaku.

   Pada rapat Pengurus Yayasan Hasyim Asy'ari Kudus yang
diselenggarakan di Kantor Yayasan pada tanggal 1 Agustus 2002
diputuskan bahwa Yayaan Hasyim Asy'an Kudus bergabung dengan perkumpulan/Jamiyyah Nahdlatul Ulama, dan namanya berubah menjadi "Badan Pelaksana Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (BPPM NU) Hasyim Asy'ari"

   Pada periode kepengurusan ini BPPM NU Hasyim Asy'ari bertambah lembaga pendidikan yang dikelola karena pada tahun pelajaran 2003/2004 diresmikan berdirinya MA. Hasyim Asy'ari 3. Setelah lebih dari 20 tahun Pengurus BPPM NU Hasyim Asy'ari melaksanakan tugasnya, maka pengurus BPPM NU Hasyim Asy'ari Kudus mengadakan reformasi Pengurus. Reformasi diselenggarakan di rumah Bapak Drs. H. Moch Djamilun pada tanggal 29 Mei 2005. Reformasi menghasilkan terbentuknya struktur Pengurus baru periode 3 tahun 2005/2010 dengan susunan sebagai berikut:

I. Pengawas :
Ketua : Drs. H.M. Munawar Cholil
Wk. Ketua : Drs. H. Moch Djamilun
Sekretaris : Drs. H. Chadziq ZU , M Ag
Wk. Sekretaris : Drs. H. Abdul Hamid, M.Pd
Anggota 1 : H. Ahmad Daenuri, BA
Anggota 2 : H. Ma'shum AK

II. Pengurus:
Ketua : Drs. H.M. Sonhadji
Wk. Ketua : Drs. H. Abdullah Zaini
Wk. Ketua : Drs. H. Sururi
Wk. Ketua : Drs. H. Asrofi Masitho
Sekretaris : Drs. Moh. As'ad
Wk. Sekretaris : Mohamadun, S Ag.
Wk. Sekretaris : Drs. H. Su'udi
Bendahara : H. Subadi, B.Sc
Wk. Bendahara :H. Zaenal Arifin, BA

III. Seksi-seksi:
Pendidikan dan Pengajaran :
1. Drs. H. Abdul Muchit
2. H. Moh. Kartono, S.Pd.
Sarana dan Prasarana :
1. Drs. H. Abdullah Afif Sholih
2 H. Mas'ud Surip
Perencanaan dan Pengembangan :
1. H. WMyono, SH
2. Drs. Rochman Zamjuri
     
II. MASA-MASA PERKEMBANGAN

1. Sejalan dengan minat dan animo masyarakat yang makin besar kepada lembaga Pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Hasyim Asy'ari Kudus, maka Yayasan pada tanggal 17 Februari 1976 mendirikan SMP Hasyim Asy'ari di Nganguk wali Kramat Kudus.

2. Pada 1 Januari 1978 mendirikan PGA Hasyim Asy'ari Sidimoro Karangmalang (yang dalam perkembangannya pada tahun 1980 menjadi MTs dan MA Hasyim Asy'ari 2). Banyak kemajuan yang dicapai madrasah ini, sehingga pemerintah menunjuk untuk membuka Sekolah Menengah Kejuruan, meskipun sekarang masih menjadi fillial dari SMK Negeri Kudus.

3. Pada tanggal 20 Mei 1983, Yayasan meresmikan berdirinya MTs Hasyim Asy'ari 3 di Honggosoco Jekulo.

4. SMU Hasyim Asy'ari diresmikan berdirinya pada tanggal 3 Agustus 1983 di JI. Masjid Jetak Kembang Sunggingan Kudus, menempati gedung madrasah yang dipinjam dari Pengurus Madrasah Diniyyah NU Kudus. SMU Hasyim Asy'ari tumbuh dan berkembang di Jetak
Kembang cukup lama hingga akhirnya mampu membangun gedung sekolah di lokasi Mlati Kidul yang ditempati sekarang ini. Tiada ucapan yang dapat kami sampaikan kepada Bapak Nadzir dan Pengurus Madrasah Diniyyah NU kecuali ucapan terima kasih yang tiada terhingga. Semoga Allah memberi balasan yang berlipat ganda Amin Ya Robbal Alamin.

5. Mulai tahun pelajaran 2003/ 2004 di Honggosoco Jekulo dibuka Madrasah Aliyah Hasyim Asy'ari 3.

Kami merasa bersyukur karena 8(delapan) madrasah dan sekolah Hasyim Asy'ari Kudus telah mengikuti akreditasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah. Akreditasi yang telah kita ikuti tersebut menupakan
evaluasi diri dari masing-masing madrasah / sekolah Hasyim Asy'ari.

   Dari Akreditasi tersebut dapat diketahui kekurangan-kekurangan kita yang harus diperbaiki, di samping kita juga tahu hal-hal yang telah baik dan mencapai standart / kriteria yang ditentukan. Kita mengetahui kekurangan-kekurangan dan kelebihan yang kita miliki.
                     
IV. BERBAGAI PERMASALAHAN YANG DIHADAPI

1. Masalah dana merupakan masalah klasik, yang sarmpai sekarang belum terpecahkan secara tuntas, terutama bagi madrasah / sekolah swasta seperti di Hasyim Asy'ari ini Peran pemerintah dan swasta (terutama Komite Sekolah / Madrasah) sudah cukup besar namun belum mampu mengatasi pemasalahannya secara tuntas.

2 Jumiah madrasah / sekolah yang cukup banyak di Kabupaten Kudus dengan wilayah yang tidak terlampau luas sangat berpotensi untuk berkompetensi dan berdampak kurang menguntungkan bagi madrasah/ sekolah swasta.

3. Faktor sosio kultural yang berkembang di tengah masyarakat yang antara lain berupa kemerosotan akhlaq / budi pekerti termasuk penyakit chronis masyarakat yang berbau pornografi dan porno aksi
serta permasalahan lain yang bersifat lokal dapat menghambat proses pendidikan. Oleh karena itu tugas pendidik makin berat, namun kalau hal-hal tersebut dihadapi dengan keikhlasan dan dedikasi yang tinggi
dari Pengurus BPPM NU Hasyim Asy'ari, para pendidik, karyawan dan semua fihak yang terkait, akan merupakan perbuatan yang mulia

V. PENUTUP

   Meskipun sudah 46 tahun usia Lembaga Pendidikan Hasyim Asy'ari Kudus merasa masih banyak kekurangan yang harus disempumakan, dan ini merupakan tugas kita semua. Tapi kita patut bersyukur karena para mutakhomrijin telah banyak berperan di tengah masyarakat sebagai pemimpin dimasyarakatnya, di bidang dakwah, pendidikan, pemerintahan, ekonomi bahkan di bidang politik telah mulai nampak Uluran tangan dan do'a restunya pada Alim Ulama', cendekiawan, pemerintah, demawan bahkan dari siapa saja, kami harapkan demi peningkatan khidmah Lembaga Pendidikan Hasyim Asy'ari Kudus untuk mencapai visi dan misinya
Semoga Allah SWT selalu memberikan rahmat, taufiq dan hidayah serta ridho-Nya. Amin ya Robbal Alamin.

Kudus, 10 Mei 2020
Pengurus   

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]